Sabtu, 10 Juli 2010

Mazmur

Mazmur, atau Zabur adalah sejenis puji-pujian. Dari bahasa Yunani psalmos berasal dari kata psallô (memainkan musik, memetik dengan jari) dan dalam bahasa Inggris menjadi psalms. Mazmur adalah iring-iringan musik yang menyertai nyanyian, syair yang dinyanyikan dan biasanya diiringi dengan musik.

Mazmur juga dapat berarti kidung/lagu - dari bahasa Yunani ôdê berasal dari kata kerja adô (bernyanyi, bersenandung), namun kidung dapat disertai dengan musik ataupun tidak. Terakhir, Mazmur berarti nyanyian/himne - dari bahasa Yunani humnos berasal dari kata hudeô (merayakan/perayaan, memperingati/peringatan) dan berarti kidung puji-pujian yang dipersembahkan kepada Allah, dewa, pahlawan, atau orang-orang besar.

Ketiga kata ini sangat memungkinkan untuk dipergunakan pada satu kesempatan secara bersama-sama. Raja Israel yang terkenal menggubah banyak Mazmur adalah Daud, dan gubahan-gubahannyanya yang menceritakan puji-pujiannya, keluh-kesahnya, dan suka-dukanya, bersama-sama dengan beberapa gubahan pengarang yang lain, dibukukan dalam kitab Mazmur.

Kitab Mazmur memiliki 150 syair mazmur yang kebanyakan ditulis oleh Daud, Asaf, serta beberapa orang lainnya. Alat musik yang digunakan beragam, mulai dari kecapi, gambus, rebana, dan alat musik Israel yang lain. Melodi aslinya sudah tidak dapat diketahui lagi sehingga banyak orang yang menggubah melodi yang modern untuk syair-syair dalam kitab Mazmur. Sebagai contoh, gereja Anglikan Inggris memiliki melodi yang lengkap untuk ke-150 syair dalam kitab Mazmur. Karena setiap bahasa memiliki terjemahan yang berbeda-beda atas kitab Mazmur, maka setiap bahasa rata-rata juga memiliki melodi yang berbeda-beda untuk mazmur-mazmur tersebut.

Kitab Mazmur diambil dari bahasa Ibrani: mizmor atau seringkali dieja sebagai mitsmor. Dalam beberapa bahasa Eropa kitab ini disebut "Psalm" yang diambil dari bahasa Yunani: "Psalmos". Dalam bahasa Melayu kitab ini disebut kitab Zabur, yang diambil dari bahasa Arab.

Kitab Mazmur adalah bagian dari Alkitab yang merupakan kumpulan mazmur, buku nyanyian dan buku doa. Secara mayoritas kitab berisi mazmur karangan Daud. Para pakar berpendapat bahwa buku ini dikarang oleh berbagai pujangga dalam waktu yang lama sekali. Sajak-sajak keagamaan ini bermacam ragam: ada nyanyian pujian dan ada nyanyian untuk menyembah Tuhan; ada doa mohon pertolongan, perlindungan dan penyelamatan; doa mohon ampun; nyanyian syukur atas berkat Tuhan, permohonan supaya musuh dihukum. Doa-doa ini ada yang bersifat pribadi, ada pula yang bersifat universal.

Beberapa di antaranya menggambarkan perasaan seseorang yang paling dalam, sedangkan lainnya menyatakan kebutuhan dan perasaan seluruh umat Allah. Mazmur-mazmur dipakai oleh Yesus Kristus, dikutip oleh penulis-penulis Perjanjian Baru, dan menjadi buku ibadat yang sangat dihargai oleh Gereja Kristen sejak dari awalnya. Sejumlah Mazmur digubah menjadi nyanyian gereja dan hingga sekarang masih tetap dinyanyikan. Salah satu Mazmur yang paling terkenal adalah Mazmur 23, yang menggambarkan Tuhan sebagai Gembala yang setia di dalam pemeliharaannya.

TUHAN adalah Gembalaku,
Takkan kekurangan aku,
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman,
aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku .....


0 Komentar:

Posting Komentar